Luka Lama Luka Baru

Hingga hari ini selalu teringat dengan sepenggal tulisan yang pernah digurat di satu buku zaman SMA dulu. Satu penggal tulisan yang ditulis oleh seorang teman, Uci. Dia menulis, “sebuah luka itu sembuh dengan luka yang lain…”

Dulu itu sempat begitu panjang mencoba mencerna kalimat pendek itu. Apakah memang sebuah luka itu sesungguhnya tak pernah tersembuhkan namun lenyap perih dan koyaknya karena ada sebentuk luka lain yang lebih membutuhkan perhatian…?

Lalu bagaimana dengan rasa bahagia, apakah rasa bahagia akan mudah begitu saja tergantikan bila timbul rasa bahagia baru yang sedang menguasai…?

Begitupun dengan rasa bahagia apakah begitu saja tergantikan dengan luka dan kesedihan yang hadir menggurat…?

Lalu bagaimana dengan luka dan kesedihan apakah begitu mudahnya tergantikan dengan rasa bahagia yang sedang hadir menyapa…?

[02.43 dinihari]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s