Kamar Biru

Tiba-tiba kangen banget ama mantan kamar biruku, kamar yang saat ini hanya sesekali saja bisa aku sambangi. Mungkin hanya seminggu sekali atau malah kadang dua atau tiga minggu sekali. Sekarang malah semakin jarang dapat tertidur di kamar biru itu.

Kamar itu nggak besar, tapi sangatlah lumayan. Berbentuk memanjang dengan plafon yang tak terlalu rendah. Dengan tembok biru, sebuah lemari besar yang penuh majalah dan buku menyatu masuk ke dalam tembok itu. Kini kamar itu penuh dengan alat grafis, terutama alat gambar yang biasa digunakan adikku. Juga buku-buku ilustrasi, grafis dan majalah-majalah yang hanya bisa ditaruh begitu saja di lantai karena sudah tidak ada tempat lagi. Kalau dulu, buku-buku kesukaan ku turut terjejer rapi di credenza kamar itu. Sedang di dalam lemari besar tadi tersimpan tumpukan foto angkatan 95 dari SMA 34, jadi kalau mau lihat foto-foto angkatan 95 zaman SMA dulu, mampir deh ke kamar itu.

Dahulu, di pojok, di bawah AC [salah satu barang yang dahulu paling aku banggakan dari kamar itu =) ] ada satu set komputer kualitas [pernah] prima lengkap dengan printer, scanner yang pasti pernah memanjakan siapapun yang bekerja dengannya. Komputer yang sempat ditinggal di kamar itu agar digunakan oleh adikku. Sekarang komputer itu sudah nggak ada, hanya meja komputer kosong yang biasanya ditempati dengan PowerBook saat adikku bekerja. Dulu, di bawah meja komputer tersimpan cd-cd dan kaset, alat-alat home recording, kertas dan sebuah mixer tua yang lebih mirip sebuah pajangan. Juga sebuah tape deck Sony yang sudah lumayan tua, dahulu yang cuma aku pake cuma fasilitas radio dan aux-nya saja karena kaset dan cd player-nya sudah tidak berfungsi lagi.

Dulu di awal kuliah, di salah satu bagian dinding, seorang sahabat pernah menggambar wajah Marllyn Monroe dengan ukuran satu setengah meter kali dua meter… dengan air brush.. guede banget. Tapi sekarang udah nggak ada, catnya banyak yang mengelupas dan wajah cantik Monroe itu malah sempat menjadi sangat menakutkan…

Oia, masih ada satu kasur single, spring bed. Kasur itu akhirnya dibelikan oleh bapakku karena beliau akhirnya nggak tega ngeliat aku yang terus-terusan tidur di atas karpet =)

Mungkin nggak ada hal spesial banget yang ngebuat begitu kangennya dengan ruang itu. Mungkin karena nyaman? Yap, kamar itu memang nyaman sekali… bukti paling mudahnya adalah tiap yang berkunjung ke kamar itu mudah sekali untuk tertidur. Kalau dulu zaman kuliah bila ada teman yang niat awalnya ngerjain tugas di kamar itu pada akhirnya malah lebih memilih untuk tidur. Hmm mungkin juga gara-gara begitu jauhnya rumahku, jadi capek duluan di perjalanan =)

Alasan lain, yah mungkin memang karena aku memang tumbuh di situ, aku besar di situ, dan ia adalah “sahabat terbaik” yang aku punya, yang senantiasa siap mendengar tiap keluh kesah ataupun luapan rasa gembira yang kadang begitu ruah aku luapkan.

Begitu banyak cerita tercatat di kamar itu, sejak akhir satu SMA, saat masih menggunakan tangga sender kayu untuk mencapai kamar di lantai dua itu, lalu masuk ke era tangga putar dan terakhir tangga permanen. Buku Tahunan SMA 34 angkatan 95 termasuk yang lahir di kamar itu. Belum lagi curhat-curhat penuh emosi yang terucap bila ngumpul bareng di kamar itu. Curhat-curhat dari para jomblo yang merindukan status un-jomblo-nya, buanyak banget! =)

Nyatanya kita memang akan senantiasa butuh satu tempat yang [seorang sahabat pernah bilang] kita sebut safe ground. Tempat di mana kita merasa begitu nyaman, tempat di mana kita bisa menumpahkan segala yang ruah kita rasa tanpa harus malu ataupun menutupinya, tempat di mana kita bisa melihat lagi ke belakang dari mana kita berawal dan sudah sejauh mana kita berjalan. Tempat di mana segala catatan yang tergoreskan pernah hadir mengayakan…

Nggak cuma berupa kamar nyaman, namun bisa sebuah gardu kecil tongkrongan, warung pojok jalan, ruang himpunan fakultas ataupun jurusan, ruang-ruang rumah yang nyaman, seorang sahabat ataupun seseorang yang senantiasa mencoba akan ada di samping kita…

Aku yakin kita akan selalu mempunyai dan butuh itu… =)

[01.48 am]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s