Menjadi Maestro

Akhir-akhir ini teramat bersyukur karena kerap terbuka jalan untuk bertemu maestro-maestro dari dunia desain grafis Indonesia. Tak jarang malah duduk dalam satu meja untuk berdiskusi bersama, mendengar cerita-cerita masa lalu, dan pemikiran-pemikiran hebat yang keluar langsung dari mereka.

Yang ingin saya tulis di sini bukan mengenai pemikiran mereka ataupun cerita-cerita dari mereka. Yang ingin saya tulis lebih kepada mencoba mencari kesamaan dari mereka, siapa tau bila kita mengikuti kesamaan tersebut berarti kita sedang menuju arah yang sama untuk menjadi maestro di kemudian hari =) … amien!

01.
Mereka semua pelahap buku yang luar biasa! Bukan hanya membacanya namun mereka juga merawat buku-buku tersebut dengan sangat baik. Menjadi hal biasa pada saat berdiskusi terlontar kalimat, “di buku ini menurut ini…”. Lalu segera ditimpali oleh yang lain, “Oiya, saya punya juga buku itu!”

Buku tak hanya menjadi koleksi mereka, namun senantiasa menjadi pemuas keingintahuan yang tak pernah berakhir. Mereka semua memiliki perpustakaan pribadi di rumahnya. Dan kecenderungannya mereka masih lebih tetap “percaya” dengan buku-buku ketimbang artikel yang ditemui di media internet.

02.
Mereka menyukai musik dengan sangat baik (dan menjadi kolektor juga). Mereka bisa tiba-tiba menjadi pengamat musik yang hebat, terlebih bila bercerita mengenai koleksi mereka. Koleksi mereka tak terbatas kepada CD namun juga dari era piringan hitam.

03.
Mereka sangat menghormati serta menghargai para senior mereka. Yap mereka sangat menempatkan dengan hormat para senior mereka. Mereka dengan fasih dapat bercerita mengenai para senior yang telah membuka jalan serta menginspirasi mereka.

04.
Mereka sangat bangga dengan profesi yang telah mereka tekuni. Profesi bagi mereka sudah mengurat akar. Menjadi bagian nafas yang tak pernah terlepaskan. Tiap aktivitas dan pemikiran yang dilakukan, selalu berpijak kepada asal profesi mereka. Kecintaan terhadap profesi menjadi gerbang awal untuk menekuni secara maksimal bidang yang telah dipilih. Hingga mereka menjadi sangat paham dan mendalam terhadap bidang tersebut.

* * *

Kira-kira itu dulu, kalau nanti ketemu hal baru, pasti akan ditambahkan =)

4 thoughts on “Menjadi Maestro

  1. Betul! Bangga terhadap profesi masing-masing itu memang sangatlah penting!! Belakangan saya menyadari begitu banyak orang yang merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak penting dan bahkan malu untuk memiliki pekerjaan yang mereka sedang lakukan. Padahal, setiap profesi itu dapat menjadi hal yang membanggakan kan!

  2. Amat sangat disayangkan bahwa kecintaan mereka akan buku yang berupa lembaran2 yang terpegang di antara jemari gak akan lama lagi hidupnya. Aku teramat sangat salah satu dari antara mereka yang berpegang kuat dengan indahnya ‘buku’ dalam arti tulisan yang dicetak…tapi disini udah ada “kesepakatan sedih” bahwa semua menuju ke buku digital…atau kindle. Hmm…perubahan…sesuatu yang pasti ditengah kenggak pastian.

  3. Wah, aku bukan dari dunia desain grafis. Bacaanku yang terbanyak berupa koran, karena aku agen koran. Aku berharap dan ikut mendoakan semoga sungguh banyak maestro yang kaumaksudkan. Justru karena mampu memanfaatkan dunia internet seperti ini. Bukankah yang penting cita-cita, karena cita-cita selalu berawal dari kepemilikan akan sesuatu? Untuk itu orang perlu percaya diri, agar dapat mempercayai orang lain. Rasanya anda sedang menggambarkan identitas orang-orang seperti apa yang dimaksud maestro itu. Persyaratannya memang berat, sebab anda bicara tentang kualitas pribadi. Nenek moyang kita sudah belajar dari tanaman padi. Semakin berisi, semakin menundukkan diri. Sekarang banyak orang tidak mengenal padi, karena sawah kita berganti dengan perumahan horisontal. Tolong buatkan peribahasa yang baru. Terimakasih sampai di sini dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s