Dodol!

Tau nggak salah satu makanan paling enak itu apa? Bagi saya jawabannya adalah DODOL! Bayangkan prosesi pembuatannya saja sudah luar biasa, tak hanya menyita waktu dan biaya tapi juga tenaga. Diaduk berjam-jam tak boleh lepas. Warnanya juga beda tipis ama coklat, dengan sedikit imajinasi nggak akan terlalu terasa beda antara yummy nya coklat dan si dodol itu. Beneran nggak salah kalau kita sebut dodol itu coklat lokal.

Dengan tambahan kreativitas kita bisa buat bermacam-macam rasa, dodol duren salah satunya. Begitu bungkus dibuka, aroma duren yang menyengat segera terasa. Menggoda buat mereka yang menyukai duren dan bikin mual bagi yang tidak menyukainya. Selain rasa duren, kreativitas juga bergulir untuk memadukan dengan kacang tanah, kelapa muda, kismis, nangka, keju, susu coklat, susu dan wijen. Berarti kini terdapat dodol kontemporer.

Buat Indonesia, dodol itu tak jauh beda dengan soto, hampir tiap bagian di nusantara memiliki mitologi soto masing-masing. Semboyan negara malah semestinya bisa ditambahkan dengan soto! Karena walau berbeda-beda soto tetaplah soto! Makanan berkuah penuh rasa dan aroma. Nah dodol sendiri walau kurang mampu “menyatukan nusantara” semisal soto tadi ,namun dodol sendiri memiliki daerah jajahan yang lumayan di nusantara. Dodol betawi dari Jakarta, ada dodol Buleleng Bali, dodol Garut, dodol Durian (Lempok) Sumatera Selatan, dodol Sirsak — risetnya kurang jadi mohon ditambahkan bagi yang mengetahuinya :)

Dodol sendiri bisa berarti konotatif, dapat berarti sesuatu yang lambat, lemot, lembek, plinplan nggak punya pendirian, pokoknya masuk ke wilayah yang negatif. Kadang juga dapat berfungsi sebagai akronim, namun sekali lagi akronim dari hal-hal yang negatif lagi, bodoh dan tolol, dongo plus tolol.

Menariknnya, walau berkonotasi negatif, umpatan ‘dodol’ tetap bernuansa kelakar, masih tetap tak sekasar umpatan lain yang mengabsen kebun binatang. Jadi kalau lagi kesal, bete, kemrusung, mending makan dodol yang manis legit dan kenyal itu sambil teriak… DODOL!!!

* * *

One thought on “Dodol!

  1. nambahin yaaa :)
    dari Medan juga ada DODOL, namanya apa jangan ditanya karena saya nda tau hehehe
    tapi setiap perayaan hari raya hampir pasti selalu ada yang menghidangkan dodol.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s