Satu Bagian Ingatan

130116-tip-ex

Memang hidup ini tak cukup pintar memilih waktu yang tepat!
Seandainya dia mampu memutar waktu —bila hal itu semudah memutar ulang pita kaset.
Tentu akan dipotongnya semua bagian yang pahit,
dan disambungkannya dengan hanya bagian-bagian yang indah saja! 

(Jejak-jejak – Bubin Lantang)

Tiba-tiba teringat dengan kelas hipnosis yang pernah saya ikuti, sayangnya saya jarang melakukan latihannya, walau pada saat mengajar biasanya saya masih mempraktekkan metode-metodenya. Hipnosis sendiri adalah satu kondisi mental yang tercipta karena sugesti peran yang sifatnya imajinatif, sugesti tersebut dikirimkan ke seseorang agar ‘memerankannya’. Kita sering salah kaprah menyebutnya sebagai ‘hipnotis’, padahal hipnotis sendiri berarti orang yang melakukan proses hipnosis tadi. Beberapa jenis hipnosis yang utama meliputi hipnosis untuk diri sendiri (self-hypnosis/autohypnosis), hipnosis untuk terapi penyembuhan disebut hypnotherapy, sedang yang kerap dilakukan di atas panggung sebagai satu bentuk hiburan dikenal dengan nama stage hypnosis/hypnosis comedy.

Hipnosis sendiri secara keilmuan dipelajari di dalam ilmu psikologi, dan biasanya kerap digunakan dalam psikoterapi sebagai metode penyembuhan. Lewat hipnosis dimungkinkan terjadinya proses pembuangan bagian-bagian yang pahit, kemudian disatukannya bagian-bagian yang indah saja. Tujuannya tentu untuk memberikan sugesti agar orang yang dihipnosis itu dapat membuang bagian-bagian buruk dari ruang ingatannya. Bagi saya konstruksi tersebut sangat mencegangkan, walau pastinya sangat bermanfaat bagi orang yang diterapi, yakni menghilangkan satu bagian ingatan dari kehidupan yang pernah dilewati.

Begitu proses tersebut telah berjalan, maka hilanglah segenap ingatan yang pernah tercipta di satu periode yang ingin dihilangkan tadi, termasuk di dalamnya segala kisah, perasaan, dialog yang pernah ada, lengkap dengan orang-orang yang pernah hadir di periode tersebut, semua hilang dari ruang ingatan menjadi flat–kehilangan makna atas kisah-kisah yang pernah menyertainya.

Yah itu mencegangkan, juga menakutkan… menjadi terhilang dari bagian ingatan seseorang…

4 thoughts on “Satu Bagian Ingatan

  1. Just wondering…apa kemudian pembelajaran yang diambil dari kepahitan sendiri itu pun ikut hilang karena proses hipnosis tersebut?

  2. “Pembelajarannya” kembali ke orangnya masing-masing, namun yang pasti rasa ‘pahit’nya tidak lagi membekas dalam, termasuk juga keindahan-keindahan yang pastinya sempat menyertai juga turut memudar. Menjadi datar, kehilangan makna…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s