Berhak

Siapapun berhak untuk jatuh cinta,
menggelar rasa serta merawatnya sepenuh jiwa.
Toh ia tak pernah datang dalam satu rencana,
begitu pun dengan kepergiannya.

Bisik pelan,
“Tuhan, aku tak ingin lagi kebahagiaan lain dalam hidupku
selama aku dapat bersama dirinya”
selalu menjadi dalam bermakna

Ataupun,
lirih doa yang terucap
dalam malam-malam hening saat menjaga pasangan
yang sedang menunggu maut menjemput
hening, dingin dan begitu penuh oleh kalut…